JWTP     Call/SMS/WA +62-838-7547-5470|PIN BBM:D10C5C63 - Distributor all needs waterprinting in indonesia - We're using hi-grade materials from the base until finish to make a sure epic result. JWTP Paintwork The Largest service Water Transfer Printing in Indonesia
water transfer printing indonesia Archives < Jakarta water transfer printing indonesia

water transfer printing indonesia

now browsing by tag

 
 

Water Transfer Printing – Hydrographic

Water Transfer Printing adalah

Cara Pembuatan Water Transfer Printing

water transfer printing indonesia

Water Transfer Printing yang juga dikenal sebagai teknik pencetakan dengan cara celup atau rendam dengan perlahan (hydrographic ) untuk mengaplikasikan desain motif atau pattern ke media object yang akan dikerjakan dengan bentuk tiga dimensi dengan berbagai bentuk. Proses water transfer printing ini dapat digunakan di logam, plastik, kaca , kayu keras, dan berbagai bahan lainnya dengan saran dari kami berbahan rigid. Dalam prosesnya dipersiapkan lebih dullu media yang akan dicetak kwmudian lembar pattern di bentangkan di air secara harus merata.

Sebuah Cairan aktivator kimia disemprotkan ke film untuk mencairkan, melenturkan dan menjadikan lembaran pattern menjadi seolah2 sebuah cat cair yang sedang berada di atas permukaan air,sehingga  menjadi cair dan mengaktifkan sebuah perekat. Media atau spareparts yang akan dicetak/dilapisi kemudian dicelupkan ke dalam bak ke lapisan pattern yang telah mencair, sampai membungkus rapi pada bidang yang dikehendaki untuk di painting.

 

 

 

 

Kemudian mengangkat media yang di kehendaki dari rendaman air, untuk step berikutnya top coat atau pernis diterapkan untuk melindungi pattern yang telah di terapkan/ditempel ke media bidang tadi. Dengan beberapa skill proses celup, hydrographics dapat mencapai menjangkau 360 ° penuh permukaan bagian, termasuk celah-celah kecil dan lengkungan yang ekstrim sekalipun yang tidak bisa diterapkan oleh system lain dengan baik ( misal stickers, decal dll )

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:

water transfer printing Concept article

Proses Pembentukan Konsep (Kognitif)

 

Solso (1986) mendefinisikan bahwa konsep menunjukan pada sifat-sifat umum yang menonjol dari satu kelas objek atau ide.Dengan demikian yang dimaksud dengan pembentukan konsep adalah suatu proses
pengelompokan atau mengklasifikasikan sejumlah objek, peristiwa, atau ide yang serupa menurut sifat-sifat atau atribut-nilai tertentu yang dimilikinya kedalam satu kategori (Martin dan Caramazza, 1980). Misalnya
seseorang mengelompokan sebuah meja, kursi,dan sofa kedalam kategori perabot rumah atau furniture.
PROSES PEMBENTUKAN KONSEP
Berkaitan dengan proses pembentukan konsep, ada dua pandangan pokok yaitu pandangan klasik dan pandangan modern.
Pandangan Klasik
Pembentukan konsep merupakan suatu proses penemuan atribbut-atribut atau sifat-sifat penting dan menonjol pada sejumlah objek dan penyimpulan seperangkat aturan berdasarkan atribut-atribut itu (Tennyson, Youngers dan Suebsonthi, 1983; Solso, 1988).Contoh
warga Negara Amerika Serikat adalah seseorang yang dilahirkan di Amerika Serikat, atau dilahirkan diluar negri oleh orang tua amerika serikat.
Pandangan Modern
Pembentukan konsep mencakup dua tahapan proses:
a.Mula-mula seseorang membentuk representasi informasi (di dalam ingatan) mengenai kelas konsep yang diberikan.
b.Mengembangkan keterampilan kognitif yang dibutuhkan bagi penggunaan informasiyang
telah direpresentasikan untuk mengevaluasi dimensi-dimensi khusus, baik kesamaan maupun perbedaandiantara contoh-contoh baru (Tennyson, Youngers dan Suebsonthi, 1983).
Aturan Pembentukan Konsep
Belajar konsep dilakukan dengan sejumlah aturan atau cara-cara menurut logika yang menggabungkan sifat-sifat objek sehingga membentuk konsep-konsep. Aturan-aturan logika yang digunakan pada umumnya meliputi lima macam:
Afirmatif, konjungtif, disjungtif-inklusif, kondisional dan bikondisional (Solso, 1988)
Teori Pembentukan Konsep Ada beberapa teori mengenai pembentukan konsep, yaitu teori asosiasi, pengujian hipotesis, model pemrosesan informasi dan pandangan eklektif (Hulse, dkk; 1981).
Teori Asosiasi
Teori
yang mula-mula dikembangkan untuk menerangkan prilaku individu didalam eksperimen belajar konsep ialah didasarkan atas pandangan mengenai peristiwa belajar melalui asosiasi. Teori asosiasi menerangkan bahwa
belajar konsepsebagai suatu proses asosiasi respons-respons yang muncul selama belajar dengan contoh-contoh yang mendefinisikan konsep.
Solso
(1988) mengakatan bahwa model dasar dari belajar asosiasi adalah berprinsip pada hubungan stimulus respons (S-R). Jadi prinsip ini memiliki anggapan dasar bahwa belajar konsep merupakan hasil:
1.Penguatan
pasangan yang benar mengenai suatu stimulus misalnya kotak merah,
dengan respons yang beridentifiksikan sebagai suatu konsep.
2.Tanpa
penguatan (seperti bentuk hukuman) terhadap pasangan yang tidak benar
tentang stimulus, (misalnya lingkaran merah) dengan respons yang
mengidentifikasikanya sebagai suatu konsep.
 
water transfer printing Concept article present

brought you by jakartawatertransferprinting.blogspot.com

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:
    - See more at: http://waterprintingzone.com/?page_id=128#sthash.FZoJTHrz.dpuf - See more at: http://waterprintingzone.com/?page_id=128#sthash.FZoJTHrz.dpuf